Dalam dunia kripto, aku telah bergaul selama bertahun-tahun dan menemukan bahwa kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan oleh trader ritel adalah dua hal ini: melihat penurunan harga lalu menganggap itu adalah proses washout dan menambah posisi; melihat rebound lalu panik dan menjual, padahal tren baru saja mulai. Kedua hal ini sangat berbeda, tetapi memang mudah untuk bingung. Hari ini aku bagikan beberapa kasus nyata, mengajarkan cara membedakan dengan cepat dalam 3 detik.
Beberapa waktu lalu, koin MEC (bukan nama yang sama) naik dari 2U ke 5U lalu tiba-tiba jatuh. Banyak orang mengira ini adalah washout normal, tidak menyangka harga terus turun sampai sekarang dan belum bangkit lagi. Teknik keluar yang dilakukan kali ini cukup representatif——
Pertama, volume meningkat tetapi harga stagnan. Saat harga mendekati 5U dan bergerak datar, volume transaksi tiba-tiba membengkak, tetapi harga tidak naik. Ini sebenarnya adalah aksi dari bandar yang menjual secara bertahap, cukup dengan modal kecil untuk menahan harga dan menarik pembeli baru untuk masuk.
Selanjutnya adalah penurunan tajam. Setelah bandar menarik order support, harga langsung jatuh dari 5U ke 3U, tanpa adanya rebound yang berarti, tetapi volume transaksi malah tetap ada. Pada saat ini, trader ritel mulai melakukan bottom fishing, dan hasilnya adalah kerugian besar. Akhirnya, akan ada lonjakan harga lagi, kembali ke sekitar 4U, terlihat seperti pola V reversal akan terjadi, padahal rebound ini sudah mulai mengecil volumenya, dan bandar memanfaatkan kesempatan ini untuk menjerat terakhir kalinya para pembeli dan kemudian keluar sepenuhnya.
Sebaliknya, washout yang sebenarnya berbeda. Seperti pada koin GAMA sebelumnya, saat harga turun volume transaksi menyusut, tetapi begitu ada rebound, volume langsung membesar. Intinya, penurunan tidak pernah menembus level support penting.
Untuk cepat menilai, ingat tiga sinyal ini——
Pertama, perhatikan ritme volume: washout saat turun volume menyusut, saat rebound volume membesar; keluar barang justru sebaliknya, saat turun volume besar, saat rebound volume melemah.
Kedua, perhatikan apakah ada break support: washout tidak pernah menembus support utama, tetapi keluar barang akan langsung menembus support tersebut.
Ketiga, perhatikan kecepatannya: washout biasanya perlahan turun, rebound cepat; keluar barang akan cepat menekan harga, rebound-nya cenderung lambat.
Kalau menghadapi tren penurunan tajam, jangan panik dan asal jual beli. Bandingkan dulu ketiga sinyal ini, agar bisa menghindari kerugian berulang. Menguasai pola pasar ini jauh lebih baik daripada melakukan trading sembarangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
最近有朋友问我:"币价突然跳水30%,到底是主力在洗盘还是在出货?" 一看K线图,立刻就明白了——这哥们把庄家真正的出货行为误认成洗盘,结果在高位深度套牢。
Dalam dunia kripto, aku telah bergaul selama bertahun-tahun dan menemukan bahwa kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan oleh trader ritel adalah dua hal ini: melihat penurunan harga lalu menganggap itu adalah proses washout dan menambah posisi; melihat rebound lalu panik dan menjual, padahal tren baru saja mulai. Kedua hal ini sangat berbeda, tetapi memang mudah untuk bingung. Hari ini aku bagikan beberapa kasus nyata, mengajarkan cara membedakan dengan cepat dalam 3 detik.
Beberapa waktu lalu, koin MEC (bukan nama yang sama) naik dari 2U ke 5U lalu tiba-tiba jatuh. Banyak orang mengira ini adalah washout normal, tidak menyangka harga terus turun sampai sekarang dan belum bangkit lagi. Teknik keluar yang dilakukan kali ini cukup representatif——
Pertama, volume meningkat tetapi harga stagnan. Saat harga mendekati 5U dan bergerak datar, volume transaksi tiba-tiba membengkak, tetapi harga tidak naik. Ini sebenarnya adalah aksi dari bandar yang menjual secara bertahap, cukup dengan modal kecil untuk menahan harga dan menarik pembeli baru untuk masuk.
Selanjutnya adalah penurunan tajam. Setelah bandar menarik order support, harga langsung jatuh dari 5U ke 3U, tanpa adanya rebound yang berarti, tetapi volume transaksi malah tetap ada. Pada saat ini, trader ritel mulai melakukan bottom fishing, dan hasilnya adalah kerugian besar. Akhirnya, akan ada lonjakan harga lagi, kembali ke sekitar 4U, terlihat seperti pola V reversal akan terjadi, padahal rebound ini sudah mulai mengecil volumenya, dan bandar memanfaatkan kesempatan ini untuk menjerat terakhir kalinya para pembeli dan kemudian keluar sepenuhnya.
Sebaliknya, washout yang sebenarnya berbeda. Seperti pada koin GAMA sebelumnya, saat harga turun volume transaksi menyusut, tetapi begitu ada rebound, volume langsung membesar. Intinya, penurunan tidak pernah menembus level support penting.
Untuk cepat menilai, ingat tiga sinyal ini——
Pertama, perhatikan ritme volume: washout saat turun volume menyusut, saat rebound volume membesar; keluar barang justru sebaliknya, saat turun volume besar, saat rebound volume melemah.
Kedua, perhatikan apakah ada break support: washout tidak pernah menembus support utama, tetapi keluar barang akan langsung menembus support tersebut.
Ketiga, perhatikan kecepatannya: washout biasanya perlahan turun, rebound cepat; keluar barang akan cepat menekan harga, rebound-nya cenderung lambat.
Kalau menghadapi tren penurunan tajam, jangan panik dan asal jual beli. Bandingkan dulu ketiga sinyal ini, agar bisa menghindari kerugian berulang. Menguasai pola pasar ini jauh lebih baik daripada melakukan trading sembarangan.