Pernahkah Anda berpikir—bagaimana mungkin orang secerdas Newton bisa tertipu pasar saham begitu parah?



Ini terjadi pada tahun 1720. Perusahaan South Sea karena monopoli perdagangan Amerika dan didukung oleh kerajaan, seluruh Inggris menjadi gila. Dari bangsawan hingga rakyat kecil, tidak ada yang bisa menahan godaan "peningkatan nilai pasti" ini. Harga saham dalam waktu kurang dari enam bulan melonjak dari 128 pound menjadi 1000 pound, hampir 8 kali lipat.

Newton yang saat itu berusia 77 tahun adalah kepala Royal Mint, dan awalnya cukup rasional. Ia menginvestasikan 7000 pound, dan ketika naik menjadi 14000, ia dengan tegas menjualnya, mendapatkan keuntungan bersih. Secara logis, seharusnya berhenti di situ, kan? Tapi ceritanya kemudian menyakitkan—setelah dijual, harga saham terus naik, orang-orang di sekitarnya menggunakan uang dari saham ini untuk membeli rumah mewah dan perkebunan, Newton tidak bisa duduk tenang. Melihat ketakutan kehilangan dan godaan keserakahan, pria ini menginvestasikan seluruh kekayaannya sebesar 2 juta pound (gaji selama sepuluh tahun) sekaligus.

Tebak apa yang terjadi? Gelembung itu pecah saat itu juga. Setelah muncul "Undang-Undang Gelembung", harga saham jatuh dari surga ke neraka, di akhir tahun tersisa hanya sekitar 100 pound. Newton kehilangan semua keuntungan yang dia peroleh sebelumnya, bahkan harus menanggung kerugian modal. Dia pernah berkata sebuah kutipan terkenal: "Aku bisa menghitung jalur orbit benda langit, tapi tidak bisa menghitung kegilaan manusia."

Peristiwa ini masih berulang hingga hari ini. Pasar kripto, pasar saham tradisional, faktor yang mempengaruhi harga tidak pernah berubah—hanya keserakahan dan ketakutan yang saling bertarung. Investor ritel biasa ingin bertahan lebih lama, satu-satunya kunci adalah: kendalikan posisi, jangan pernah all in. Saat pasar mencapai puncaknya, justru saat itulah kita harus memeriksa posisi dan mengamankan keuntungan. Sisakan sedikit uang tunai, itu adalah kekuatan sejati. Sebelum melakukan order berikutnya, ingatlah pelajaran Newton: bahkan otak sebesar itu bisa jatuh, jadi mari kita belajar untuk menghormati kekuatan pasar dan manusia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
LongTermDreamervip
· 16jam yang lalu
Aduh, ini adalah pelajaran berdarah yang saya dapatkan tiga tahun lalu, saat itu saya juga melewatkan kenaikan harga, lalu karena terbakar semangat saya langsung all in, dan tebak apa yang terjadi... Hei, sekarang saya masih bisa tertawa karena saya selamat. Kata Newton sangat tepat, kegilaan manusia memang sulit diprediksi, tapi kita bisa memilih untuk tidak ikut serta, itulah yang saya pelajari selama tiga tahun ini.
Lihat AsliBalas0
SellLowExpertvip
· 16jam yang lalu
Aduh, ini aku, rasanya ketinggalan banget...
Lihat AsliBalas0
CounterIndicatorvip
· 17jam yang lalu
Sejujurnya, hal ini menunjukkan kepada kita—meskipun otak kita secerdas apa pun, tetap sia-sia, jika serakah langsung hancur semuanya.
Lihat AsliBalas0
SchrodingerPrivateKeyvip
· 17jam yang lalu
Teman Newton ini benar, keserakahan benar-benar bisa membuat jenius menjadi bodoh
Lihat AsliBalas0
TokenomicsDetectivevip
· 17jam yang lalu
Metode Newton ini masih dipentaskan secara gila-gilaan di pasar coin, tidak ada yang baru.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)