CME Group akan Meluncurkan Perdagangan Futures dan Opsi Crypto 24 Jam pada Mei 2026

IN-0,75%
MAY-0,36%
  • CME Group akan meluncurkan perdagangan futures kripto 24 jam mulai 29 Mei 2026, tergantung pada tinjauan regulasi.

  • Volume futures kripto mencapai 3 triliun dolar pada tahun 2025 menunjukkan permintaan institusional yang kuat.

  • Jadwal baru ini akan menyelaraskan pasar kripto yang diatur dengan perdagangan spot global tanpa henti.

CME Group akan meluncurkan perdagangan futures dan opsi cryptocurrency 24 jam pada 29 Mei 2026, tergantung pada persetujuan regulasi. Bursa akan memindahkan derivatif kriptnya ke jadwal yang berkelanjutan. Langkah ini akan menyelaraskan produk yang diatur dengan pasar spot kripto yang nonstop. Ini juga akan merespons meningkatnya permintaan institusional terhadap alat pengelolaan risiko yang fleksibel. Akibatnya, trader akan mendapatkan akses yang lebih luas di berbagai zona waktu.

🚨BERITA TERKINI: CME AKAN LUNCURKAN FUTURES DAN OPSI KRIPTO 24/7 PADA 29 MEI

CME Group mengumumkan akan memulai perdagangan 24/7 untuk futures dan opsi cryptocurrency yang diatur mulai 29 Mei, tergantung persetujuan regulasi.

Perdagangan akan berjalan terus-menerus di CME Globex, dengan hanya jeda pemeliharaan singkat setiap minggu… pic.twitter.com/NvFIzpxkEw

— BSCN (@BSCNews) 19 Februari 2026

CME akan mencantumkan produk tersebut di platform Globex-nya di bawah struktur baru. Sistem akan berjalan sepanjang minggu dengan jeda pemeliharaan singkat. Namun, perdagangan yang dilakukan dari Jumat malam hingga Minggu malam akan memiliki tanggal perdagangan hari kerja berikutnya. Penyelesaian dan pelaporan akan mengikuti jadwal yang disesuaikan tersebut. Oleh karena itu, CME akan mempertahankan prosedur penyelesaian standar sambil memperluas jam perdagangan.

Per 2025, CME telah mencatat volume notional sebesar 3 triliun dolar dalam futures dan opsi kripto. Selain itu, volume harian rata-rata tahun 2026 mencapai 407.200 kontrak. Angka ini 46% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Open interest juga meningkat menjadi 335.400 kontrak, naik 7% dari tahun sebelumnya. Angka-angka ini mencerminkan keterlibatan institusional yang baik dan stabil.

Kenaikan Aktivitas Institusional Mendorong Perubahan Jadwal

Institusi terus memperluas eksposur kripto mereka melalui venue yang diatur. Mereka mencari infrastruktur yang stabil dan standar penyelesaian yang andal. Pada saat yang sama, pasar spot kripto beroperasi tanpa jam tutup. Kesenjangan ini membatasi fleksibilitas lindung nilai selama akhir pekan dan sesi malam hari. Akibatnya, trader menghadapi risiko waktu saat pasar bergerak di luar jam tradisional.

CME bertujuan menutup celah tersebut dengan akses perdagangan yang berkelanjutan. Trader akan dapat merespons fluktuasi harga tanpa harus menunggu pasar dibuka kembali. Struktur ini akan meningkatkan ketepatan lindung nilai dan waktu eksekusi. Selain itu, institusi akan dapat mengelola eksposur di pasar global dengan lebih efisien. Perubahan jadwal ini mencerminkan pertumbuhan yang stabil dalam partisipasi profesional di pasar kripto.

Perluasan Lebih Luas ke Aset Digital

CME memasuki derivatif kripto pada 2017 dengan futures bitcoin. Kemudian, bursa memperkenalkan futures dan opsi ether. Baru-baru ini, mereka menambahkan futures terkait Cardano, Chainlink, dan Stellar. Setiap produk mencakup ukuran kontrak standar dan mikro. Penambahan ini memperluas akses yang diatur di luar Bitcoin dan Ether. Selain itu, CME Group juga sedang meninjau potensi peluncuran token digital milik sendiri sebagai bagian dari strategi jaminan yang berkembang.

Rangkaian produk yang lebih luas ini mendukung strategi perdagangan yang beragam. Institusi kini dapat melakukan lindung nilai atau mendapatkan eksposur ke berbagai aset digital. Selain itu, kontrak mikro memungkinkan ukuran posisi yang lebih kecil. Pendekatan ini menarik lebih banyak peserta pasar. CME terus memperdalam jejak aset digitalnya melalui peluncuran produk yang terukur.

Risiko Operasional dan Kompetisi Pasar

CME menghadapi tantangan operasional selama ekspansinya. Pada November 2025, kegagalan pendinginan di pusat data CyrusOne menghentikan beberapa pasar futures. Gangguan ini mempengaruhi produk kripto, komoditas, ekuitas, dan valuta asing. Insiden ini menunjukkan tekanan infrastruktur selama periode aktivitas perdagangan yang tinggi. Namun, CME berhasil memulihkan operasi dan meninjau sistemnya.

Sementara itu, kompetisi di bidang derivatif kripto terus berkembang. Coinbase dan Kraken telah berinvestasi besar-besaran dalam platform derivatif. Bursa-bursa ini berusaha memperkuat posisi mereka dalam perdagangan kripto institusional. CME juga memasuki pasar terkait melalui kemitraan dengan FanDuel. Langkah ini menunjukkan strategi yang lebih luas di luar derivatif tradisional.

Model perdagangan kripto 24 jam CME mencerminkan pergeseran yang jelas dalam struktur pasar. Aset digital diperdagangkan secara terus-menerus, dan venue yang diatur kini menyesuaikan diri dengan kenyataan tersebut. Bursa akan menawarkan alat yang sesuai dengan kecepatan konstan kripto. Ekspansi ini menandai integrasi yang lebih dalam antara aset digital dan keuangan tradisional.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar