Ketertarikan institusional terhadap XRP tampaknya telah kembali karena koin ini mencatatkan arus masuk yang signifikan dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data SoSoValue, dana yang diperdagangkan di pasar spot XRP (ETF) mencatatkan arus masuk bersih sebesar 4,05 juta dolar.
Yang menarik, ini merupakan peningkatan yang signifikan dari data perdagangan pertengahan minggu, di mana ETF XRP mengalami arus keluar sebesar 2,21 juta dolar, menandai kenaikan sebesar 83%. Peningkatan tajam ini menunjukkan bahwa investor institusional kembali menaruh minat mereka pada XRP meskipun volatilitas harga terus berlanjut.
Aset ini mengalami penurunan minat institusional setelah mengalami lima hari berturut-turut arus masuk dan menutup di zona hijau. Namun, antara 11 Februari 2026 dan sekarang, ETF XRP hanya mencatat satu arus masuk positif, pada 13 Februari, sebesar 4,50 juta dolar.
Ini mengungkapkan fluktuasi yang telah menjadi ciri pasar ETF XRP spot selama 10 hari terakhir. Permintaan yang kembali ini bisa menjadi sinyal bullish untuk XRP, yang terus mengalami kekhawatiran volatilitas di pasar kripto yang lebih luas.
Dalam 30 hari terakhir, XRP kehilangan 25,18% nilainya karena momentum penurunan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Dengan permintaan institusional yang kembali, XRP mungkin menemukan waktu istirahat dan mulai menstabilkan harga.
Dalam 24 jam terakhir, XRP naik dari titik terendah harian sebesar 1,39 dolar ke puncaknya di 1,43 dolar. Pada saat penulisan ini, XRP diperdagangkan di harga 1,42 dolar, mencerminkan kenaikan sebesar 0,59% dalam periode tersebut.
Di tengah pemulihan harga, sentimen pasar tetap berhati-hati karena volume perdagangan belum sejalan dengan pergerakan harga. Volume turun sebesar 5,46% atau 2,21 miliar dolar, menandakan bahwa trader ritel masih memantau perkembangan meskipun minat institusional kembali bangkit.
Jika XRP mampu merebut kembali harga 1,70 dolar dan menstabilkan di atas level ini, kepercayaan trader mungkin akan meningkat dan lebih banyak peserta akan terlibat dalam koin ini.
Satu hal yang menarik dari ETF XRP adalah bahwa arus masuknya diketahui mampu menentang tren bearish pasar yang lebih luas. Pada minggu kedua perdagangan Februari, meskipun pasar yang lebih luas mengalami tekanan yang mempengaruhi Bitcoin dan Ethereum, ETF XRP melonjak.
Aset ini mencatatkan arus masuk sebesar 45 juta dolar, sementara Bitcoin dan Ethereum secara gabungan mengalami arus keluar total sebesar 229 juta dolar.
Tampaknya investor institusional memperlakukan volatilitas dan penurunan harga XRP sebagai peluang beli lainnya. Jika XRP mampu keluar dari stagnasi saat ini, rally tersebut bisa membuat koin ini melambung dan merebut kembali posisinya di atas zona harga 2,50 dolar.