IOG mengatakan prototipe Leios menunjukkan perilaku end-to-end yang jelas, menunjukkan kemampuan sistem untuk beroperasi dengan mulus dari pemrosesan transaksi hingga validasi dan penyelesaian blok. Menurut rencana tersebut, Leios akan meningkatkan kinerja Layer-1 di Cardano dari sekitar 10 transaksi per detik (TPS) menjadi 500 TPS tepat di rilis pertama, menandai langkah maju yang signifikan dalam skalabilitas jaringan.
Selain itu, testnet publik diharapkan dapat diluncurkan pada akhir kuartal kedua sehingga masyarakat dapat menguji dan mengevaluasi kinerja aktual. IOG bertujuan untuk mengintegrasikan dan secara resmi menerbitkan Leio melalui hard fork Dijkstra tahun ini, sehingga memperkuat infrastruktur dan mempromosikan ekosistem Cardano untuk tumbuh lebih kuat.