BlackRock memindahkan $75 juta dalam Bitcoin dan $14 juta dalam Ethereum ke Coinbase, memicu perdebatan tentang penjualan atau langkah rutin institusional.
Data blockchain menunjukkan bahwa BlackRock mentransfer 1.134 BTC senilai sekitar $75 juta dan 7.553 ETH senilai sekitar $14,46 juta ke Coinbase.
Transfer tersebut memicu diskusi pasar tentang apakah langkah ini menandakan aktivitas penjualan atau tindakan rutin kas perusahaan.
Platform pelacakan on-chain melaporkan bahwa dompet yang terkait dengan BlackRock mengirim 1.134 BTC ke Coinbase.
Pada saat transfer, Bitcoin bernilai mendekati $75 juta. Dompet yang sama juga memindahkan 7.553 ETH bernilai sekitar $14,46 juta.
Blackrock menyetor 1.134 $BTC senilai $75M dan 7.553 $ETH senilai $14.46M ke #Coinbase dan kemungkinan akan menyetor lebih banyak.https://t.co/pyOLoPpL7H pic.twitter.com/jTZHzOqopJ
— Onchain Lens (@OnchainLens) 23 Februari 2026
Transaksi terjadi dalam beberapa batch dalam waktu singkat. Peserta pasar mengamati bahwa transfer tersebut diarahkan ke Coinbase Prime.
Coinbase Prime sering digunakan oleh institusi untuk layanan kustodi dan perdagangan. Tidak ada pengajuan publik dari BlackRock terkait transfer ini.
Perusahaan belum mengeluarkan pernyataan mengenai tujuan dari setoran tersebut. Waktu transaksi ini menarik perhatian lebih besar di seluruh pasar kripto.
Postingan media sosial oleh cryptonobel menggambarkan transfer ini sebagai likuidasi agresif. Menurut cryptonobel, perusahaan tersebut “menjatuhkan jutaan dolar setiap beberapa menit.”
Namun, data blockchain hanya mengonfirmasi bahwa aset dipindahkan ke dompet bursa.
🚨 BERITA TERBARU
BLACKROCK BARU SAJA MULAI LIKUIDASI BITCOIN SECARA AGRESIF!
MEREKA TANPA HENTI MENJATUHKAN JUTAAN DOLAR SETIAP BEBERAPA MENIT.
SEPERTINYA MEREKA TAHU ADA BERITA SANGAT BURUK YANG AKAN DATANG HARI INI… pic.twitter.com/23EWUd0Pr2
— 0xNobler (@CryptoNobler) 23 Februari 2026
Setoran ke bursa bisa menunjukkan niat untuk menjual, tetapi tidak mengonfirmasi pelaksanaan transaksi jual beli.
Institusi sering memindahkan aset untuk kustodi, jaminan, atau rebalancing portofolio. Inflow ke bursa saja tidak memberikan konteks transaksi secara lengkap.
Harga Bitcoin dan Ethereum menunjukkan volatilitas jangka pendek setelah transfer.
Trader memantau order book dan data derivatif untuk mencari tanda-tanda penjualan besar di spot market. Data pasar belum secara langsung mengonfirmasi adanya order jual besar yang cocok.
Bacaan Terkait: Mengapa BlackRock Menjual Kripto Tepat Sebelum Trump Berbicara?
BlackRock mengelola beberapa produk terkait kripto, termasuk ETF Bitcoin spot.
Perusahaan juga menawarkan eksposur Ethereum melalui kendaraan investasi yang diatur. Pergerakan aset mungkin terkait dengan aliran dana atau penyesuaian operasional.
Manajer institusional secara rutin melakukan rebalancing kepemilikan berdasarkan inflow dan outflow.
Pembuatan dan penebusan ETF dapat memerlukan pemindahan aset digital antara kustodian dan bursa. Aktivitas semacam ini dapat muncul sebagai setoran ke bursa di catatan blockchain.
Hingga data terbaru, belum ada konfirmasi resmi mengenai likuidasi terkait transfer tersebut. Analis terus memantau aktivitas dompet untuk pengamatan pergerakan selanjutnya.
Setoran atau penarikan tambahan mungkin memberikan sinyal yang lebih jelas tentang strategi. Pasar kripto tetap sensitif terhadap transaksi institusional besar.
Transparansi on-chain memungkinkan pelacakan publik, namun motif transaksi memerlukan pengungkapan resmi. Sampai ada informasi lebih lanjut, tujuan transfer BlackRock ke Coinbase belum dapat dikonfirmasi.