USD1 sempat turun ke 0,98 selama serangan terkoordinasi tetapi segera kembali ke patokan dolar di bursa utama.
Penyerang menggunakan pelanggaran akun, tekanan media sosial, dan taruhan pendek untuk memicu kepanikan di pasar WLFI.
Binance memegang sekitar 87% dari pasokan USD1 yang menjaga fokus pasar pada likuiditas dan stabilitas.
World Liberty Financial melaporkan serangan terkoordinasi terhadap stablecoin USD1 mereka pada 23 Februari. Insiden ini sempat mendorong token di bawah patokan dolar. USD1 turun mendekati $0,98 di bursa utama sebelum cepat pulih. Harga kembali mendekati satu dolar dalam beberapa menit.
🚨 BARU: World Liberty Financial yang didukung Trump mengatakan stablecoin USD1 mereka menghadapi serangan terkoordinasi setelah akun cofounder di X diretas dan tersebar FUD.
USD1 sempat kehilangan patok ke 0,9802 USDT saat $WLFI turun lebih dari 8%.
WLFI memastikan tidak ada kontrak pintar atau dompet yang diretas. Semua…
— Crypto India (@CryptooIndia) 24 Februari 2026
Perusahaan mengatakan penyerang menggabungkan beberapa taktik untuk memicu kepanikan. Upaya tersebut termasuk pengambilalihan akun dan manipulasi media sosial. Mereka juga melakukan taruhan pendek besar terhadap token ekosistem WLFI. Menurut perusahaan, strategi ini bertujuan melemahkan kepercayaan dan mendapatkan keuntungan dari volatilitas.
Pada pagi hari insiden, para trader memperhatikan tekanan jual mendadak. Akibatnya, USD1 turun di bawah nilai satu banding satu dengan dolar AS. Namun, pembeli segera masuk dan mengembalikan keseimbangan. Patokan stabil setelah penurunan tersebut.
World Liberty Financial menyatakan bahwa penyerang mengompromikan beberapa akun co-founder. Mereka juga membayar individu untuk menyebarkan posting menakut-nakuti di berbagai platform sosial. Pada saat yang sama, mereka membuka posisi pendek besar terhadap token WLFI. Aktivitas terkoordinasi ini meningkatkan tekanan pada kedua token.
Perusahaan mengaitkan pergerakan harga dengan volume perdagangan yang tinggi dan perubahan sentimen yang cepat. Kondisi likuiditas memperbesar volatilitas selama episode tersebut. Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa USD1 tetap sepenuhnya didukung setiap saat. Mereka juga menunjukkan struktur pencetakan dan penebusan sebagai mekanisme stabilisasi.
Token WLFI turun sekitar 7% selama gejolak. Kemudian, dalam sesi tersebut, token ini memulihkan sebagian kerugiannya. Saat laporan ini dibuat, WLFI diperdagangkan di angka $0,1117. Token ini menunjukkan penurunan 1,43% dalam 24 jam terakhir.
Insiden ini terjadi setelah sebuah forum kripto bergengsi yang diselenggarakan oleh World Liberty Financial. Acara berlangsung di Mar a Lago, Florida. Mengumpulkan tokoh dari pemerintah, keuangan, dan industri aset digital. Mantan CEO Binance, Changpeng Zhao, hadir setelah menerima pengampunan presiden pada Oktober.
Sebelumnya, Forbes melaporkan bahwa Binance mengendalikan hampir 87% dari pasokan USD1. Saat itu, pasokan yang beredar bernilai sekitar $4,7 miliar. Konsentrasi pasokan ini menarik perhatian di pasar. Trader bereaksi cepat saat volatilitas muncul di berbagai bursa.