Pada 24 Februari 2026, pasar Bitcoin terus menghadapi tekanan penurunan yang dipengaruhi oleh risiko geopolitik dan ketegangan tarif, harga telah menembus angka $63.000, turun sekitar 5% dari puncak minggu lalu. Harga Bitcoin saat ini berkisar di sekitar $63.056, dengan suasana pasar secara keseluruhan cenderung menghindari risiko, meskipun minat institusional tetap kuat. Berikut adalah grafik harga Bitcoin yang menunjukkan fluktuasi terbaru:
Dalam konteks pasar ini, tren korelasi antara mata uang kripto dan saham semakin jelas, dengan banyak pemerintah dan perusahaan terdaftar aktif mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan strategis untuk melindungi diri dari inflasi dan depresiasi mata uang. Berikut rangkuman dinamika utama hari ini:
Langkah Strategi Cadangan Nasional Meningkat
Dewan Perwakilan Brasil secara resmi mengajukan RUU RESbit, yang mengusulkan akumulasi minimal 1 juta Bitcoin melalui pembelian bertahap selama 5 tahun sebagai cadangan strategis nasional. RUU ini memperluas usulan sebelumnya yang menyarankan penggunaan 5% cadangan devisa untuk membeli Bitcoin, termasuk larangan penjualan Bitcoin yang disita secara hukum, penerimaan pembayaran pajak federal dalam Bitcoin, serta insentif untuk perusahaan penambangan dan kepemilikan Bitcoin. Jika disetujui, kepemilikan Bitcoin Brasil berpotensi melampaui AS dan China, meskipun harus mengatasi regulasi bank sentral dan mengakui Bitcoin secara resmi sebagai aset cadangan.
Sementara itu, Bank Sentral Korea menegaskan kembali sikap membatasi penerbit stablecoin, hanya mengizinkan bank komersial berizin untuk menerbitkan stablecoin yang dihargai dalam Won Korea, guna mencegah pencucian uang dan risiko stabilitas keuangan. Langkah ini mencerminkan sikap hati-hati regulator terhadap aset kripto, namun juga menyoroti potensi peran Bitcoin dan aset utama lainnya dalam cadangan global.
Strategi Cadangan Bitcoin Perusahaan Terdaftar Terus Didorong
Siddarth Bharwani, Wakil Direktur Utama dan CFO Jetking Infotrain, perusahaan terdaftar di India, menegaskan kembali strategi berbasis Bitcoin perusahaan dalam acara “Enterprise Bitcoin”. Perusahaan memulai rencana cadangan pada akhir 2024, menjadi perusahaan India pertama yang menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan utama, saat ini memegang 21 Bitcoin senilai sekitar $1,4 juta, lebih dari seperempat dari total nilai pasar perusahaan. Strategi ini bertujuan melindungi dari risiko depresiasi Rupee India, mencontoh Michael Saylor dari MicroStrategy. Targetnya adalah memiliki 210 Bitcoin pada akhir 2026 dan meningkat menjadi 18.000 Bitcoin sebelum 2030.
Perusahaan cadangan Bitcoin terdaftar di Inggris, The Smarter Web Company, mengumumkan bahwa per 19 Februari mereka memegang 2.689 Bitcoin. Perusahaan ini mempertahankan strategi akumulasi selama masa pasar lesu saat ini, menunjukkan kepercayaan terhadap nilai jangka panjang Bitcoin.
Perusahaan Jepang Remixpoint mengumumkan bahwa mulai 24 Februari, mereka akan mengelola aset dengan memanfaatkan 1.411 Bitcoin yang dimiliki melalui layanan pinjaman aset kripto SBI Digital Finance. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan potensi penghasilan dari aset yang dimiliki sambil mempertahankan posisi utama Bitcoin.
CEO Metaplanet, perusahaan cadangan Bitcoin di Jepang, Simon Gerovich, menanggapi keraguan terkait pengungkapan informasi, menegaskan bahwa strategi akumulasi jangka panjang perusahaan tetap tidak berubah. Dalam 6 bulan terakhir, perusahaan menggunakan opsi jual dan strategi spread untuk memanfaatkan volatilitas pasar dan menurunkan biaya akumulasi, bukan sekadar bertaruh pada kenaikan harga. Semua alamat Bitcoin dipublikasikan agar pemegang saham dapat memantau secara real-time. Perusahaan membantah tuduhan pembelian di puncak harga September yang tidak dilaporkan, menyatakan telah mengumumkan empat kali transaksi pembelian secara tepat waktu. Gerovich menyebutkan bahwa kerugian yang sering terjadi terutama disebabkan oleh fluktuasi nilai wajar yang belum direalisasi, bukan kegagalan strategi.
Dinamika Regulasi dan Inovasi Terbaru
Crypto.com memperoleh persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) AS untuk mendirikan Foris Dax National Trust Bank (nama dagang: Crypto.com National Trust Bank). Bank ini akan menyediakan layanan kustodian lintas rantai, staking, dan penyelesaian transaksi aset, tanpa mengganggu operasinya di New Hampshire. Permohonan diajukan pada Oktober 2025, dan persetujuan ini menandai langkah lebih jauh integrasi platform kripto ke bidang keuangan tradisional.
Dilaporkan bahwa pejabat “Peace Committee” Trump sedang menjajaki peluncuran stablecoin yang terikat dolar di Gaza, dipimpin oleh pengusaha teknologi Israel, Liran Tancman, dan mencari bantuan dari negara-negara Teluk Arab serta perusahaan Palestina. Rencana ini bertujuan memanfaatkan mata uang digital untuk mendorong stabilitas regional, meskipun harus menghadapi tantangan geopolitik.
Miliarder properti Grant Cardone berkomitmen penuh untuk membeli 10.000 Bitcoin. Rencana ini mencerminkan meningkatnya minat para pemimpin industri tradisional terhadap aset kripto, meskipun pasar saat ini menunjukkan volatilitas yang tinggi.
Secara keseluruhan, meskipun harga Bitcoin menghadapi tekanan jangka pendek, strategi di tingkat nasional dan perusahaan menunjukkan tren penguatan korelasi antara aset kripto dan saham. Investor perlu memantau ketat dinamika regulasi dan faktor makroekonomi untuk memanfaatkan peluang rebound yang potensial.