25 Maret 2026 pukul 12:15 hingga 12:30 (UTC), imbal hasil BTC dalam 15 menit tercatat -0,57%, dengan kisaran harga antara 71.126,1 hingga 71.751,0 USDT, dan volatilitas sebesar 0,87%. Pada periode ini, perhatian pasar meningkat, volatilitas menjadi lebih tajam, menunjukkan peningkatan partisipasi dana jangka pendek dan kecenderungan risiko yang semakin menyusut. Pergerakan ini didorong terutama oleh perlambatan marginal aliran dana ETF, melemahnya daya dukung pembelian di pasar spot, dan sebagian posisi yang memilih untuk mengurangi posisi saat harga naik. Ditambah lagi, struktur posisi pendek di pasar derivatif yang didominasi, tingkat biaya dana yang terus-menerus negatif, dan posisi stop-loss longs yang tersentuh, secara efektif memperbesar tekanan jual jangka pendek. Kedua faktor inti ini beresonansi, mendorong harga dengan volume transaksi terbatas untuk cepat menurun. Selain itu, volume transaksi BTC spot dan derivatif selama periode ini sedikit meningkat secara bulanan, tetapi tidak menunjukkan volume ekstrem. Pada bursa, antara pukul 12:00–12:30, terjadi inflow bersih sekitar 1.500 BTC, menunjukkan memburuknya likuiditas marginal. Dukungan order book menurun, penawaran aktif lebih dominan, dan slippage order jual besar meningkat hingga 0,12%, lebih tinggi dari rata-rata harian, yang semakin memperbesar pergerakan harga. Sementara itu, aktivitas di jaringan tetap rendah, kurangnya dana baru yang masuk, dan pasar tetap dalam pola pertarungan posisi yang sudah ada. Secara makro, volatilitas di pasar saham AS dan emas meningkat, serta likuiditas lintas pasar mengalami gangguan jangka pendek yang mempengaruhi preferensi risiko, namun tidak ada berita negatif eksternal besar maupun aksi jual besar-besaran dari whale. Saat ini, risiko volatilitas jangka pendek BTC meningkat, dan dengan memburuknya likuiditas marginal, transaksi besar lebih mudah memicu pembesaran slippage harga. Ke depan, perlu memantau secara ketat perubahan aliran dana ETF, tanda-tanda pemulihan aktivitas di jaringan, serta perubahan struktur posisi pendek di derivatif. Selain itu, waspadai pengaruh perilaku transaksi abnormal selama fase likuiditas rendah terhadap harga. Harap terus pantau perkembangan pasar berikutnya dan berhati-hati dalam menghadapi perubahan lingkungan perdagangan jangka pendek.