Sebagian besar orang di dunia kripto salah memahami satu konsep: penyimpanan ≠ memori.
Lihatlah proyek seperti Filecoin dan Arweave, mereka seperti gudang besar. Data masuk memang tidak bisa hilang, tapi masalahnya—ketika kamu benar-benar membutuhkannya, kamu harus membongkar segalanya untuk menemukannya. Sangat tidak efisien.📦
Lihat juga proyek seperti Neutron dan Vanar, sifatnya benar-benar berbeda. Mereka seperti lapisan korteks otakmu, informasi tersimpan dalam pikiranmu, dan bisa dipanggil dengan cepat saat dibutuhkan. Kecepatan reaksi sangat cepat, sampai milidetik.⚡️
Apa hambatan yang dihadapi model AI saat ini? Bukan kekurangan penyimpanan dingin—penyimpanan dingin ada di mana-mana. Hambatan sebenarnya terletak pada **kemampuan reaksi secara real-time**.
Misalnya, AI perlu menilai dalam 0.1 detik: "Pengguna ini lebih suka trading leverage tinggi," lalu segera menyesuaikan strategi. Semacam "refleks berpikir" milidetik ini hanya bisa dilakukan oleh proyek dengan kemampuan komputasi tinggi.
Jadi, jangan lagi membandingkan token penyimpanan dengan proyek lapisan komputasi. Satu adalah gudang penyimpanan, yang lain adalah otak berpikir. Di era ledakan AI, otak selalu lebih berharga daripada gudang.🧠💎
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
fren_with_benefits
· 7jam yang lalu
Benar-benar, aku tidak pernah mengerti mengapa begitu banyak orang masih memperdagangkan koin penyimpanan, baru memahami perbedaannya begitu besar setelah membaca analisis ini
Lihat AsliBalas0
quietly_staking
· 7jam yang lalu
Sejujurnya, analogi ini memang cukup jelas. Proyek penyimpanan adalah hard drive, sedangkan lapisan komputasi adalah CPU, secara esensial keduanya sama sekali berbeda.
Lihat AsliBalas0
AirdropAutomaton
· 7jam yang lalu
Mungkin para penyimpan koin salah arah, yang benar-benar menghasilkan uang selalu bagian kekuatan komputasi
Lihat AsliBalas0
InscriptionGriller
· 7jam yang lalu
Aduh, ada konsep baru lagi untuk memanen keuntungan cepat, ngomongnya kayak nyata banget
Token penyimpanan cuma pengelola gudang, lapisan komputasi adalah otaknya—penjelasan ini sudah sering saya dengar, setiap kali ada proyek baru yang mempromosikannya seperti ini
Tapi kembali lagi, apakah Neutron benar-benar bisa merespons dalam hitungan milidetik? Saya lihat data di chain menunjukkan kemacetan parah, tapi malah dipuji sebagai lapisan otak, lucu banget
Era AI memang membutuhkan respons cepat, saya setuju, tapi bagaimana kamu tahu ini bukan lagi satu strategi pemasaran dari gelombang dana lain?
Masalahnya, apakah proyek lapisan komputasi seperti ini benar-benar bisa bertahan melewati gelombang bearish berikutnya, atau akan kembali ke nol lagi
Sebagian besar orang di dunia kripto salah memahami satu konsep: penyimpanan ≠ memori.
Lihatlah proyek seperti Filecoin dan Arweave, mereka seperti gudang besar. Data masuk memang tidak bisa hilang, tapi masalahnya—ketika kamu benar-benar membutuhkannya, kamu harus membongkar segalanya untuk menemukannya. Sangat tidak efisien.📦
Lihat juga proyek seperti Neutron dan Vanar, sifatnya benar-benar berbeda. Mereka seperti lapisan korteks otakmu, informasi tersimpan dalam pikiranmu, dan bisa dipanggil dengan cepat saat dibutuhkan. Kecepatan reaksi sangat cepat, sampai milidetik.⚡️
Apa hambatan yang dihadapi model AI saat ini? Bukan kekurangan penyimpanan dingin—penyimpanan dingin ada di mana-mana. Hambatan sebenarnya terletak pada **kemampuan reaksi secara real-time**.
Misalnya, AI perlu menilai dalam 0.1 detik: "Pengguna ini lebih suka trading leverage tinggi," lalu segera menyesuaikan strategi. Semacam "refleks berpikir" milidetik ini hanya bisa dilakukan oleh proyek dengan kemampuan komputasi tinggi.
Jadi, jangan lagi membandingkan token penyimpanan dengan proyek lapisan komputasi. Satu adalah gudang penyimpanan, yang lain adalah otak berpikir. Di era ledakan AI, otak selalu lebih berharga daripada gudang.🧠💎