Wawasan Utama:
Harga WLFI, altcoin yang terkait dengan perusahaan yang dikaitkan dengan Trump, turun 8% dalam 24 jam terakhir setelah Senator AS menuntut penyelidikan terhadap keterlibatan UAE dalam perusahaan tersebut. Penurunan ini terjadi setelah kekhawatiran atas investasi perusahaan sebesar 500 juta dolar dari UAE dan potensi implikasi keamanan nasionalnya.
Senator Elizabeth Warren dan Andy Kim, keduanya anggota Komite Perbankan Senat, baru-baru ini mendesak Scott Bessent, kepala Komite Investasi Asing di AS (CFIUS), untuk menyelidiki potensi risiko keamanan dari investasi UAE sebesar 49% di World Liberty. Para senator meminta penyelidikan menyeluruh apakah kesepakatan ini memerlukan tinjauan penuh dari CFIUS, mengingat akses perusahaan terhadap data sensitif.
Permintaan untuk tinjauan resmi muncul dari kekhawatiran bahwa UAE atau China dapat memperoleh akses ke data pribadi yang dikumpulkan oleh World Liberty. Senator menunjukkan bahwa platform perusahaan menyimpan informasi sensitif, menimbulkan kekhawatiran tentang risiko potensial terkait investasi asing. Kekhawatiran ini diperkuat oleh fakta bahwa badan intelijen AS telah mengingatkan tentang G42, mitra utama World Liberty, karena dugaan kaitannya dengan perusahaan China seperti Huawei.
Permintaan penyelidikan ini hanyalah salah satu bagian dari tekanan politik yang meningkat terhadap World Liberty. Minggu lalu, Bessent diperiksa selama sidang oleh Komite Layanan Keuangan DPR, dengan para legislator mendesaknya untuk menunda aplikasi perizinan bank perusahaan. World Liberty telah mengajukan permohonan izin bank nasional dari Kantor Pengawas Mata Uang (OCC), tetapi permohonan tersebut belum disetujui.
Meskipun menghadapi pengawasan yang meningkat, World Liberty terus berkembang. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan rencana untuk memasuki pasar forex dengan peluncuran platform “World Swap”. Co-founder Zak Folkmann mengungkapkan bahwa rincian lebih lanjut tentang inisiatif ini akan diumumkan di acara Mar-a-Lago akhir pekan ini. Ekspansi ini terjadi saat USD1 terus mendapatkan popularitas, baru-baru ini melampaui kapitalisasi pasar sebesar 5 miliar dolar.